Label

AKU (2) KISAH UNTUK DUNIA (2) OBAT DAHSYAT (3)
Tampilkan postingan dengan label KISAH UNTUK DUNIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KISAH UNTUK DUNIA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Maret 2011

SANG ORANG KAYA

Ada seorang kaya yang kehidupan sehari-harinya di kelilingi dengan pakaian indah dan bersukaria dalam kemewahan setiap harinya.

Dan seorang pengemis yang bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah sang orang kaya tersebut

Lazarus ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja makan orang kaya tersebut. Bahkan anjing-anjing datang menjilatin boroknya pun dia tidak hiraukan untuk mendapatkan makanan sisa - sisa yang jatuh itu.

Hingga saatnya meninggallah Lazarus dan para malaikat membawanya ke pangkuan Abraham.

Orang kaya tersebut juga akhirnya menemui ajalnya, lalu di kubur. Dan sementara dia menderita di alam maut, dia memandang ke atas dan dari jauh dilihatnya Abraham dan Lazarus duduk dipangkuannya.

Orang kaya itu berseru : Bapa Abraham kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.

Jawab orang kaya itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.

Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."


Ternyata apa yang kita peroleh di dunia ini adalah saluran buat saudara - saudara kita yang tidak begitu beruntung seperti kita. Tebarkan kebahagian dari apa yang kita peroleh agar mereka dapat tersenyum dan menjadikan dunia ini tempat yang indah.

PERUMPAMAAN DAN ARTINYA

Sesuatu yang bahkan terlihat dan kita rasakan nyata, kadang tidak mampu kita maknain. Tapi bila kita dengan tekun meresapinnya dalam hati, barulah kita mengerti. Bagaimana bila " sebuah perumpaan " dinyatakan atas kita ?

Perumpaan 1 :


"Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati. Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat. "

Arti untuk sebuah iman :

"Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

Perumpamaan ke 2 :

Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?

"Anak ke dua."

 Arti untuk sebuah iman :

" Penyesalan yang dilakukan dan melakukan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabnya, itulah yang membenarkannya "



Baiklah segala perumpaan itu kamu artikan dalam imanmu.

Kata Yesus kepadanya:" Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."